Komitmen Nyata SPPG Tanjung Luar: Standar Keamanan Pangan Ditingkatkan Melalui Pelatihan Bersama Ahli Kesehatan

Uncategorized125 Dilihat
banner 468x60

Komitmen Nyata SPPG Tanjung Luar: Standar Keamanan Pangan Ditingkatkan Melalui Pelatihan Bersama Ahli Kesehata

 

banner 336x280

Penegak.com – Tanjung Luar, Dalam upaya sistematis memperkuat jaminan mutu layanan gizi, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanjung Luar menyelenggarakan program penguatan kapasitas bagi para penjamah pangan, Selasa (3/2). Kegiatan yang digelar secara intensif ini melibatkan langsung tim ahli dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur sebagai narasumber, menandai sinergi strategis antara unit layanan masyarakat dengan otoritas kesehatan daerah.

 

Pelatihan yang mengusung tema “Penerapan Standar Keamanan Pangan Siap Saji” ini dirancang bukan sekadar sebagai kegiatan formal, melainkan sebagai intervensi kritis dalam rantai produksi pangan. Setiap relawan dan petugas pengolah makanan di SPPG Tanjung Luar menjalani pembekalan komprehensif yang mencakup aspek teknis hingga behavioral dalam penanganan pangan.

 

Materi pelatihan dirancang dengan pendekatan preventif, menekankan pada pengelolaan risiko di setiap titik kritis. “Kami membangun pemahaman bahwa keamanan pangan dimulai dari pemilihan bahan baku, berlanjut pada teknik penyimpanan yang tepat, metode pengolahan yang higienis, hingga mekanisme distribusi yang menjaga integritas makanan,” papar salah satu narasumber dari Dinas Kesehatan Lombok Timur yang memimpin sesi teknis.

 

Narasumber menekankan, penjamah pangan merupakan garda terdepan dalam mencegah kejadian luar biasa yang bersumber dari makanan. “Setiap prosedur yang diabaikan berpotensi menjadi celah masuknya bahaya biologis, kimia, maupun fisik ke dalam pangan yang disajikan,” tambahnya.

 

Dalam pelatihan ini, para peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga dilengkapi dengan instrumen praktis seperti checklist pemantauan kebersihan, panduan suhu penyimpanan, dan protokol sanitasi peralatan. “Kami perkenalkan standar operasional yang terukur, sehingga ada indikator jelas yang bisa dipantau secara berkala,” jelas perwakilan Dinas Kesehatan.

 

Perwakilan SPPG Tanjung Luar menyatakan bahwa inisiatif ini selaras dengan visi lembaga untuk memberikan kontribusi nyata dalam perbaikan status gizi masyarakat. “Setiap porsi makanan yang kami distribusikan harus memenuhi standar keamanan yang ketat. Ini tentang tanggung jawab moral kami kepada penerima manfaat,” tegasnya.

 

Untuk memastikan keberlanjutan, SPPG Tanjung Luar telah menyusun mekanisme pemantauan internal, termasuk audit berkala dan pendampingan lanjutan bagi penjamah pangan. “Pelatihan ini adalah titik awal. Keberhasilan sesungguhnya akan terlihat dari konsistensi penerapan di lapangan setiap hari,” ungkap koordinator SPPG.

 

Dinas Kesehatan Lombok Timur menyambut positif inisiatif proaktif ini dan menyatakan kesiapan untuk mendukung pengawasan berkelanjutan. “Upaya seperti ini perlu direplikasi oleh berbagai penyedia layanan pangan lainnya, mengingat keamanan pangan adalah pondasi kesehatan masyarakat,” pungkas perwakilan dinas.

 

Dengan langkah ini, SPPG Tanjung Luar tidak hanya meningkatkan kapasitas internal, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai pelopor dalam layanan pangan yang bertanggung jawab di wilayah tersebut, menciptakan dampak berantai terhadap kesehatan komunitas yang lebih luas.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed