Polemik Pansus Haji, Cak Imin: Ini Murni Pekerjaan Komisi VIII, Tak Ada Kaitannya dengan NU

Nasional435 Dilihat
banner 468x60

Penegak.com – Polemik panitia khusus (Pansus) Haji yang saat ini tengah bergulir menyebabkan ketegangan antara Muhaimin Iskandar dengan PBNU. Pasalnya, Muhaimin Iskandar selaku Ketua Umum PKB yang sedang beseteru dengan PBNU ikhwal adanya upaya perebutan pucuk pimpinan di tubuh PKB menyisakan kecurigaan bagi PBNU.

 

banner 336x280

PBNU melalui Ketua UMUM nya Yahya Cholil Staqup atau Gus Yahya mencurigai panitia khusus (Pansus) angket haji 2024 dilatarbelakangi masalah pribadi untuk menyerang NU.

 

Gus Yahya menilai pansus haji menimbulkan pertanyaan. Menurutnya tak ada alasan yang cukup dibentuknya pansus haji. “Soal Pansua ya pansus haji ya. Nah itu yang kemudian menimbulkan pertanyaan kepada kita. Pansus haji kemudian nyerang NU jangan-jangan ini masalah pribadi ini jangan-jangan gitu loh,” kata Gus Yahya dalam kenferensi pers di hotel Bidakara, Jakarta Selatan pada minggu lalu.

 

Menanggapi pernyataan kecurigaan Ketum PBNU tersebut, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menjelaskan Pansus haji tersebut terbentuk karena Kemenag tertutup dan tidak memberikan keterangan yang memadai soal polemik kuota haji.

 

“Pansus angket haji berawal dari komisi VIII DPR yang mengalami kemacetan rapat dengan kementerian agama karena tidak mendapatkan data dan keterangan yang memadai. Ketertutpan itu membuat komisi VIII DPR bersepakat membongkar data yang tertutup itu melalui Pansus angket,” kata Cak Imin dikuti dati akun X nya @cakiminNow.

 

Cak imin menyebut Pansus haji dimaksudkan untuk membela hak jemaah haji yang sudah antre berpuluh-puluh tahun. Dia menegaskan ini urusan pekerjaan komisi VIII DPR RI.

 

“Terutama penggunaan visa hak jemaah haji reguler yang tidak diberikan kepada jemaah yang sudan antre berpuluh-puluh tahun. Jadi ini murni urusan pekerjaan komisi VIII DPR yang meminta Pansus Angket Haji,” ucapnya.

 

Karena itulah, Cak Imin menyebut pihaknya akan menelusuri dugaan penyelewengan penggunaan vusa haji. Dia membantah kalau Pansus Haji ini dibentuk atas dasar persoalan pribadi PKB dan PBNU.

 

“Fokus pada apakah terjadi penyelewengan penggunaan visa haji. Gak ada urusannya denga PKB atau PBNU. Paham!,” tegas Cak Imin.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *