KPU Lotim Gelar Sosialisasi Tahapan Pemilihan 2024 Bersama Insan Pers

Berita566 Dilihat
banner 468x60

Penegak.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Timur menggelar sosialisasi tahapan pemilihan serentak tahun 2024 bersama semua insan Pers pada Kamis sore, 11 Juli 2024. Acara sosialisasi yang digelar di Hotel Lombok Syari’ah selong itu diikuti oleh semua insan Pers se-Lombok Timur baik dari media cetak, online, dan televisi.

 

banner 336x280

Ketua KPU Lotim, Ada Suci Makbullah dalam sambutannya menyampaikan pelibatan insan pers sangat penting dalam mengkawal demokrasi, dalam hal ini pada proses penyelenggaraan Pemilihan Serentak tahun 2024, khususnya di Kabupaten Lombok Timur, dan Provinsi Nusa Tenggara Barat.

 

Ketua KPU Lotim yang karib disapa Uci ini kemudian memaparkan sejatinya proses tahapan Pemilihan sudah mulai berjalan. Tahapan yang sedang dikerjakan sekarang ini adalah proses pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih.

 

“Progres coklit sampai dengan hari ini di Lombok Timur sudah sampai 97 %, target selesai 3 minggu, sehingga sisanya itu untuk melakukan pencermatan,” ucapnya.

 

Dilanjutkan, meski jumlah pemilih di Lombok Timur berdasarkan Data Potensial Pemilih Pemula Pemilihan (DP4) terbesar di NTB, namun progres Coklit termasuk cepat.

 

Pada kesempatan itu juga, Zainul Muttaqin selaku anggota yang membidangi divisi Sosdiklih, Parmas, dan Humas KPU Lotim, menyampaikan tujuan sosilisasi tahapan pemilihan bersama insan pers itu dilakukan untuk mentransfer informasi kepada masyarakat.

 

Dirinya menyadari keberadaan lima orang komisioner KPU di kabupaten tidak mungkin bisa cukup untuk mensosialisasikan dan menjangkau wilayah Lombok Timur yang cukup luas. Karenanya, menurutnya, penting kemudian melibatkan insan pers untuk membantu menyebarkan informasi positif yang berkaitan dengan penyelenggaraan Pemiliha serentak 2024. Hal itu juga ditujukan untuk meningkatkan partisipasi pemilih untuk menyalurkan hak suaranya.

 

Ia juga menyinggung soal adanya kesalahan di lapangan berkaitan dengan proses tahapan Coklit yang sedang berlangsung. Menurutnya tidak ada sistem yang kebenarannya absolut, karenanya, ia sangat terbuka dengan masukan dan saran untuk perbaikan ke depannya.

 

“Mengutip ucapan Tan Malaka, tidak ada suatu sistem yang absolut kebenarannya. Dalam konteks pemilihan sekarang ini juga menggunakan sistem. Makanya sistem itu juga bisa salah. Hal itu juga sangat dipengaruhi oleh manusianya,” tutupnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *