Penegak.com – Selong, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menggelar forum konsultasi publik untuk membahas rancangan awal Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2027. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, dan dihadiri berbagai unsur, mulai dari DPRD, pimpinan perangkat daerah, camat, akademisi, hingga perwakilan masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat.
Dalam forum itu, Bupati memaparkan sejumlah indikator makro pembangunan daerah. Ia menyebut Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lombok Timur terus menunjukkan tren positif. Pada 2025, IPM tercatat meningkat dibanding tahun sebelumnya, seiring membaiknya usia harapan hidup, pendidikan, dan daya beli masyarakat.
Meski berada di peringkat menengah di tingkat Provinsi NTB, Bupati menegaskan hal tersebut tidak perlu disikapi pesimistis, mengingat Lombok Timur memiliki jumlah penduduk terbesar di provinsi tersebut. Ia berharap kinerja pembangunan ke depan mampu mendorong daerah ini naik ke peringkat yang lebih baik.
Sementara itu, tingkat kemiskinan di Lombok Timur juga dilaporkan mengalami penurunan, meskipun garis kemiskinan mengalami kenaikan. Indikator kedalaman dan keparahan kemiskinan pun menunjukkan perbaikan, menandakan efektivitas program pengentasan kemiskinan yang mulai terlihat.
Di sisi lain, inflasi daerah tercatat sedikit meningkat dibanding tahun sebelumnya akibat tekanan harga kebutuhan pokok. Namun, tingkat pengangguran terbuka justru mengalami penurunan, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi daerah yang berada di atas rata-rata nasional.
Bupati juga menyinggung keberadaan sejumlah program strategis, termasuk pengembangan sektor pertanian dan peternakan, yang dinilai turut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat. Ia mengajak seluruh peserta forum untuk memberikan masukan agar dokumen perencanaan pembangunan yang disusun benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat.
Kepala Bappeda Lombok Timur, M. Zaidar Rohman, menjelaskan bahwa konsultasi publik merupakan tahapan krusial dalam siklus perencanaan pembangunan daerah. Hasil forum ini akan menjadi bahan dasar dalam Musrenbang tingkat kabupaten dan penyusunan RKPD final 2027, selaras dengan visi pembangunan daerah Lombok Timur SMART.
Wakil Ketua DPRD Lombok Timur, Wais Al Qarni, menambahkan bahwa DPRD siap mengawal arah kebijakan pembangunan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat. Ia berharap forum ini menghasilkan kesepahaman mengenai program prioritas dan kebijakan strategis yang akan dijalankan pemerintah daerah ke depan.













