Dapur MBG Menjamur, SPPG Masbagik Lakukan Sinkronisasi Data Penerima Manfaat Program MBG

Uncategorized153 Dilihat
banner 468x60

Penegak.com – Masbagik, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Masbagik menggelar rapat koordinasi dan sinkronisasi data penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (27/1/2026). Rapat ini bertujuan untuk menyeragamkan serta memutakhirkan data penerima manfaat agar pelaksanaan program berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.

 

banner 336x280

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas perlunya kesamaan persepsi antar SPPG dan mitra terkait, seiring dengan bertambahnya jumlah dapur MBG di wilayah Kecamatan Masbagik. Sinkronisasi data dinilai menjadi langkah krusial untuk meminimalisir perbedaan data di lapangan serta memastikan distribusi layanan pemenuhan gizi berjalan efektif.

 

Kepala Koordinator SPPG Kecamatan Masbagik, Candra Pratama, menjelaskan bahwa rapat ini difokuskan pada pemetaan dan estimasi pembagian penerima manfaat seiring rencana penambahan SPPG. Saat ini, terdapat 16 SPPG yang telah beroperasi, ditambah dua SPPG baru yang segera berjalan, serta rencana penambahan empat SPPG lainnya, sehingga total ke depan menjadi 22 SPPG.

 

“Dengan bertambahnya dapur, perlu dilakukan pemetaan ulang agar tidak terjadi overload pada satu dapur tertentu. Ini juga sebagai bentuk pemberitahuan kepada mitra dan stakeholder agar memiliki acuan yang sama terkait jumlah penerima manfaat di masing-masing SPPG,” ujar Candra.

 

Ia menambahkan, saat ini rata-rata penerima manfaat per dapur berada di angka 2.800 orang. Dengan bertambahnya jumlah dapur, pembagian akan disesuaikan sehingga ke depan estimasi penerima manfaat per dapur berkisar antara 1.600 hingga 1.700 orang, baik untuk sekolah maupun kelompok sasaran lainnya.

 

Dalam rapat tersebut juga ditegaskan bahwa satu sekolah hanya boleh dilayani oleh satu dapur SPPG dan tidak diperkenankan adanya distribusi ganda. Untuk menjaga pemerataan, penerima manfaat akan dikelompokkan berdasarkan sistem grading sesuai jumlah sasaran di masing-masing sekolah.

 

Sementara itu, Camat Masbagik, Agus Safandi, menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan program nasional yang harus dikawal bersama hingga ke tingkat paling bawah. Ia memastikan bahwa seluruh sekolah di Kecamatan Masbagik saat ini telah menerima manfaat Program MBG.

 

“Rapat koordinasi ini sangat penting dan idealnya dilaksanakan secara rutin, minimal sebulan sekali, guna mengantisipasi potensi permasalahan dalam pelayanan, khususnya terkait kualitas gizi dan proses distribusi,” kata Agus.

 

Ia berharap melalui koordinasi yang solid antar SPPG, mitra, serta unsur terkait lainnya, pelaksanaan Program MBG di Kecamatan Masbagik dapat berjalan optimal, transparan, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *