Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan Di Kali Koak Sekarteja, Polisi Lakukan Penyelidikan

Uncategorized152 Dilihat
banner 468x60

Penegak.com – Selong, Warga Lingkungan Sekarteja, Kelurahan Sekarteja, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat bayi berjenis kelamin laki-laki di Kali Koak, Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 11.40 WITA.

Mayat bayi tersebut ditemukan dalam kondisi telanjang, tergeletak di pinggir kali dengan posisi tengkurap dan tanpa dibungkus kain maupun benda lainnya. Tali pusat bayi diketahui sudah terpotong.

banner 336x280

Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Salman Alfarizi (20), seorang pekerja swasta yang berdomisili di Lingkungan Sekarteja. Berdasarkan keterangannya, usai mandi di Sumur Koak yang tidak jauh dari lokasi kejadian, saksi melintas di sekitar Kali Koak. Saat berada di dekat saluran air, saksi melihat sebuah benda yang awalnya dikira bangkai binatang.

Namun karena merasa curiga, saksi mendekati benda tersebut dan menyentuhnya menggunakan sebatang kayu. Setelah dibalik, saksi mendapati bahwa benda tersebut adalah sesosok bayi yang sudah tidak bernyawa dan berlumur lumpur. Saksi kemudian memanggil warga sekitar dan menghubungi kepala lingkungan setempat.

Warga yang berdatangan ke lokasi selanjutnya membawa bayi tersebut ke Polindes Kelurahan Sekarteja untuk dilakukan pemeriksaan awal. Berdasarkan hasil pengecekan oleh bidan Polindes Sekarteja, Lailatul Afriani, A.Md.Bid, diketahui bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki dengan berat sekitar 3,7 kilogram dan panjang 59 sentimeter.

Dari hasil pemeriksaan awal, diduga kuat bayi tersebut sengaja dibuang setelah dilahirkan. Dugaan tersebut diperkuat dengan kondisi tali pusat yang masih utuh dan cukup panjang.

Guna memastikan penyebab kematian, waktu meninggal, serta untuk mengetahui lokasi dan cara persalinan, baik secara medis maupun nonmedis, pihak berwenang membawa jenazah bayi tersebut ke RS Bhayangkara Polda NTB untuk dilakukan otopsi dan pemeriksaan lanjutan, termasuk tes DNA.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *