Harga Bahan Pokok di Lombok Timur Terkendali, Pemda Pastikan Stok Aman Jelang Ramadan

Uncategorized145 Dilihat
banner 468x60

Penegak.com – Lombok Timur, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memastikan perkembangan harga bahan pokok di wilayahnya masih dalam kondisi terkendali. Berdasarkan pemantauan Dinas Perdagangan Lombok Timur bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), sejumlah komoditas yang sempat mengalami kenaikan harga kini mulai melandai dan kembali stabil.

Kepala Dinas Perdagangan Lombok Timur, Hadi Pathurrahman, menjelaskan bahwa beberapa waktu lalu harga komoditas strategis seperti cabai rawit dan bawang merah sempat mengalami kenaikan. Namun, berkat upaya dan intervensi pemerintah daerah melalui kerja sama lintas sektor, harga-harga tersebut berhasil dikendalikan.

banner 336x280

“Setelah beberapa waktu harga cabai rawit dan bawang merah sempat naik, kini sudah melandai kembali. Alhamdulillah, dengan berbagai upaya pemerintah daerah serta kerja sama dengan para pelaku usaha dan petani, harga-harga tersebut bisa kita stabilkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi tersebut berdampak positif terhadap posisi Lombok Timur dalam rapat koordinasi inflasi. Saat ini, Lombok Timur telah masuk dalam zona aman dan tidak lagi menjadi daerah dengan Indeks Perkembangan Harga (IPH) tertinggi seperti sebelumnya.

“Dengan kerja keras Tim Pengendali Inflasi Daerah, Alhamdulillah kondisi inflasi bisa kita kondisikan dengan baik,” katanya.

Menjelang Ramadan yang tinggal beberapa waktu lagi, pemerintah daerah terus meningkatkan intensitas pemantauan harga dan memperkuat komunikasi dengan para pedagang. Hadi mengakui bahwa hukum pasar tetap berlaku, di mana peningkatan permintaan berpotensi mendorong kenaikan harga. Namun, dengan koordinasi dan komunikasi yang intensif, pemerintah optimistis stabilitas harga tetap dapat dijaga.

“Yang paling kita khawatirkan bukan hanya kenaikan harga, tetapi kelangkaan atau ketidaktersediaan bahan pokok. Itu yang menjadi titik tekan kita, sehingga ketika masyarakat membutuhkan bahan pokok seperti beras dan kebutuhan lainnya, semuanya tersedia,” tegasnya.

Saat ini, harga cabai rawit dan bawang merah yang sebelumnya sempat menembus kisaran Rp80 ribu per kilogram, telah kembali normal di kisaran Rp40 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram. Stabilnya harga tersebut tidak terlepas dari dukungan sektor pertanian, termasuk pemanfaatan greenhouse untuk penanaman cabai secara berkelanjutan.

“Keberadaan greenhouse sangat membantu karena petani bisa menanam cabai kapan saja. Ini sangat berpengaruh terhadap keterjagaan pasokan cabai di pasar-pasar,” jelas Hadi.

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, khususnya dalam menghadapi momentum peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *