Dalam rangka memperkuat hubungan keilmuan dan persaudaraan antarlembaga pendidikan Islam di Asia Tenggara, Rektor Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor, Dr. TGB. Muhammad Zainul Majdi, MA., melakukan kunjungan silaturahmi ke Saiburi Islam Wittaya School di Saiburi, Pattani, Thailand. Kunjungan yang berlangsung pada Selasa (21/01/2026) ini disambut hangat oleh pimpinan dan pendiri sekolah tersebut.
Kedatangan TGB, yang juga merupakan Ketua Umum PB NWDI dan Ketua OIA Al-Azhar Indonesia, menjadi momen penting bagi sekolah yang berlokasi di Thailand Selatan itu. Pimpinan Saiburi Islam Wittaya School, Ustadz Abdulloh, dalam sambutannya menyatakan kehadiran TGB adalah suatu kehormatan besar.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada ulama dan tokoh besar dari Indonesia. Semoga silaturahmi ini menjadi rantai persahabatan yang kuat antara Saiburi Islam Wittaya School dan sivitas akademika IAIH Pancor,” ujar Abdulloh.
TGB juga disambut langsung oleh pendiri sekolah, Dato’ Abdul Kadir, seorang tokoh Islam terkemuka di wilayah tersebut. Dato’ Abdul Kadir menyampaikan rasa terhormat dan kebahagiaan atas kunjungan ini. “Kehadiran beliau menjadi kebahagiaan bagi kami dan merupakan bentuk silaturahmi yang sangat kami hargai,” tuturnya.
Pertemuan ini memiliki makna khusus karena mengaitkan tali alumni Universitas Al-Azhar, Mesir. TGB dan Dato’ Abdul Kadir ternyata sama-sama merupakan lulusan lembaga pendidikan Islam tertinggi tersebut. Kesamaan latar belakang ini semakin mempererat ikatan intelektual dan ukhuwah di antara keduanya.
Dalam sambutannya, TGB menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi keluarga besar Saiburi Islam Wittaya School dalam memperjuangkan pendidikan Islam di Thailand Selatan. “Seluruh pejuang pendidikan di wilayah ini adalah garda terdepan umat,” tegasnya.
Rektor IAIH Pancor itu juga menekankan pentingnya ilmu pengetahuan sebagai pondasi kemajuan umat. “Pintu kemajuan umat adalah ilmu. Umat akan menjadi baik dengan ilmu dan hikmah. Rasulullah SAW. juga mengajarkan agar umatnya belajar kepada ahlinya,” pungkas TGB.
Kunjungan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga dapat membuka jalan bagi kolaborasi yang lebih konkret dalam pengembangan pendidikan Islam. Hal ini sejalan dengan visi untuk memperkuat jejaring keilmuan dan persaudaraan antara Indonesia dan Thailand, serta memajukan peradaban umat yang berbasis ilmu dan akhlak mulia. (r)













