Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Ingatkan Surveyor Jaga Integritas Hadapi Mafia Tanah

Uncategorized158 Dilihat
banner 468x60

Penegak.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menekankan pentingnya peran serta integritas surveyor dalam mencegah praktik mafia tanah. Pesan ini disampaikannya saat menjadi pembicara kunci pada Musyawarah Nasional (Munas) Masyarakat Ahli Survey Kadaster Indonesia (MASKI) 2025, Selasa (25/11/2025).

 

banner 336x280

Nusron menyebut bahwa persaingan memperebutkan sumber daya agraria adalah hal yang nyata. Ia secara khusus meminta agar para anggota MASKI tidak mudah dijadikan alat oleh pihak-pihak yang melakukan perebutan tanah dengan cara tidak fair, tidak transparan, dan tidak baik.

 

“Ini pertarungan sumber daya, Bapak/Ibu sekalian. Karena itu saya minta agar anggota MASKI tidak dijadikan alat,” tegas Menteri Nusron.

 

Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan kembali pada kasus “Pagar Laut” yang sempat mencuat di awal masa jabatannya. Menurutnya, fenomena semacam itu mustahil terjadi tanpa adanya keterlibatan oknum surveyor di lapangan. Godaan untuk terlibat kejahatan pertanahan, ungkapnya, akan selalu ada mengingat tanah adalah sumber daya yang terbatas dan tidak dapat diciptakan manusia.

 

Menteri Nusron menjelaskan bahwa kejahatan pertanahan sering berawal dari tahap pengukuran. Ia memaparkan dua aspek yang kerap diperebutkan, yaitu aspek fisik dan aspek pengakuan. Rekayasa pada aspek fisik, seperti batas dan luas tanah, sangat bergantung pada pelaku di lapangan. Sementara, rekayasa pada aspek pengakuan biasanya melibatkan dokumen.

 

“Semua klaim itu tidak akan pernah berdiri jika informasi fisik tanah sudah solid,” ujarnya.

 

Oleh karena itu, Menteri Nusron menaruh harapan besar kepada MASKI, yang dengan ratusan anggotanya tersebar di 26 provinsi, untuk menjadi mitra strategis ATR/BPN. Peran mereka dinilai krusial dalam memperkuat manajemen kepemilikan tanah dan administrasi pertanahan di Indonesia.

 

“Bapak/Ibu adalah mitra strategis ATR/BPN. Karena itu, saya ajak kita semua membenahi dan memperbaiki manajemen pertanahan yang masih menyisakan banyak tumpukan masalah,” pungkasnya.

 

Selain memberikan sambutan, Menteri Nusron juga berkesempatan berkeliling melihat berbagai kemajuan alat survey lapangan di booth pameran. Acara Munas MASKI 2025 ini rencananya akan berlangsung hingga 27 November 2025.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *