Bupati Lotim Kembali Raih Penghargaan Bergengsi dalam Ajang TPAKD Award 2025

Berita363 Dilihat
banner 468x60

 

Lombok Timur (Penegak.com)

banner 336x280

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur kembali menunjukkan komitmen dan kinerja gemilang di tingkat nasional dengan menyabet penghargaan TPAKD Award 2025. Dalam ajang yang digelar pada Jumat, 10 Oktober 2025 tersebut, Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, bersama Gubernur Nusa Tenggara Barat, berhasil membawa pulang penghargaan sebagai daerah dengan prestasi terbaik untuk wilayah Provinsi NTB, NTT, Maluku, dan Papua.

 

Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pemkab Lombok Timur melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dalam memerangi praktik rentenir dan mendekatkan akses keuangan formal kepada masyarakat.

Kepala Bagian Ekonomi Setda Lombok Timur, Lalu Mustiarep, mengungkapkan bahwa ini adalah kali kedua Lombok Timur meraih penghargaan bergengsi ini. Sebelumnya, penghargaan serupa berhasil diraih pada tahun 2022 melalui program “Lotim Berkembang”.

“Lombok Timur dinilai sukses memperluas akses keuangan bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM dan kalangan pesantren. Ini menjadi alasan utama kami kembali meraih penghargaan TPAKD Award terbaik di kawasan timur Indonesia,” ujar Mustiarep.

 

Pada tahun 2025 ini, Lombok Timur dinilai unggul dengan tiga program inovatif, yaitu program Lotim Berkembang: Program pemberdayaan ekonomi dan pemberantasan rentenir melalui akses pembiayaan ke lembaga keuangan resmi.

Kedua, EPIKS (Ekosistem Pesantren Inklusif Keuangan Syariah): Penguatan ekonomi berbasis pesantren untuk mencapai kemandirian finansial.

Ketiga, program KEJAR (Satu Rekening Satu Pelajar): Gerakan untuk menumbuhkan budaya menabung di kalangan pelajar sejak dini.

Lalu Mustiarep juga menyampaikan optimismenya bahwa penghargaan kali ini tidak hanya berupa pengakuan, tetapi juga diiringi dengan Dana Insentif Daerah (DID) yang lebih besar. Pada tahun 2022, pencapaian serupa telah membawa DID dengan nilai yang cukup signifikan bagi daerah.

“Kami optimistis dengan tiga program unggulan tersebut, penghargaan TPAKD 2025 akan disertai dengan DID yang lebih besar,” tegasnya.

Untuk mendukung program-program tersebut, Pemkab Lombok Timur terus memperkuat kerja sama dengan lembaga keuangan. Menyadari potensi UMKM yang terus bertumbuh, pemerintah daerah telah menyiapkan subsidi bunga untuk memperkuat permodalan pelaku usaha.

Melalui program EPIKS, komitmen pemerintah diwujudkan dengan menjadikan pondok pesantren sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat. Satu pesantren bahkan telah menjadi contoh sukses dan akan direplikasi ke pesantren lainnya.

Sementara itu, program KEJAR terus dikembangkan agar seluruh pelajar di Lombok Timur memiliki rekening pribadi. “Selama ini masih banyak siswa yang menitipkan uang tabungan kepada guru. Program KEJAR diharapkan bisa membuat sistem tabungan lebih tertib dan transparan,” jelas Mustiarep.

Dengan prestasi ini, Lombok Timur kembali membuktikan dedikasinya dalam memperkuat inklusi keuangan, memberdayakan masyarakat dari segala lapisan, dan menciptakan ekosistem ekonomi yang berkeadilan serta berkelanjutan. (r)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *