Peringatan Hari Anak Nasional 2025 di Lombok Timur: Pemda Tegaskan Komitmen Lindungi Hak dan Masa Depan Anak

Uncategorized707 Dilihat
banner 468x60

Penegak.com-Selong,  Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menegaskan kembali komitmennya terhadap perlindungan dan pemenuhan hak anak dalam momentum peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 yang digelar di Taman Rinjani, Selong, pada Minggu pagi (3/8).

 

banner 336x280

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lombok Timur, H. Mohammad Edvin Hadiwijaya, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga komitmen terhadap perlindungan anak. Ia menekankan pentingnya memberikan rasa aman, kasih sayang, dan pendidikan yang layak sebagai bagian dari tanggung jawab bersama para orang tua dan pemangku kepentingan.

 

“Komitmen kita hari ini adalah bagian dari komitmen besar untuk melindungi dan memenuhi hak anak-anak kita. Setidak-tidaknya ada tiga kewajiban utama: perlindungan, kasih sayang, dan pendidikan,” tegas Wakil Bupati.

 

Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti Gerakan Orang Tua Asuh yang telah dijalankan di Kecamatan Suralaga sebagai bagian dari upaya penanganan stunting. Gerakan ini dinilai efektif dalam memberikan tambahan asupan gizi kepada anak-anak penderita stunting, meski masih dilakukan secara bergilir antar desa.

 

“Kita perlu mempercepat koordinasi antar OPD terkait agar Gerakan Orang Tua Asuh ini bisa dirumuskan lebih kuat lagi dan menjangkau lebih banyak anak-anak yang membutuhkan,” tambahnya.

 

Wakil Bupati juga mengungkapkan rencana kolaborasi dengan komunitas film dan animasi untuk membuat konten edukatif yang menyasar anak-anak dan remaja, guna mencegah praktik perkawinan anak dan meningkatkan kesadaran sejak dini.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Lombok Timur, Ahmat, menyoroti pentingnya mendengar suara anak-anak. Dalam kegiatan Forum Anak Kabupaten, delapan aspirasi anak disampaikan secara langsung kepada pemerintah daerah.

 

Ahmat menjelaskan bahwa Forum Anak kini telah terbentuk mulai dari tingkat kabupaten hingga desa. Ia mengapresiasi peran anak-anak sebagai konselor sebaya yang dinilai lebih efektif dalam menyampaikan isu-isu seperti pernikahan dini, kekerasan seksual, dan bullying.

 

“Anak-anak lebih mendengar teman sebayanya. Maka desa perlu mengalokasikan anggaran untuk mendukung kegiatan-kegiatan Forum Anak, termasuk konselor sebaya, yang dapat disisipkan dalam Musrenbang Desa,” ujarnya.

 

Peringatan HAN 2025 ini merupakan puncak dari serangkaian kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya oleh anak-anak Lombok Timur. Meski secara nasional diperingati setiap 23 Juli, kegiatan puncak tingkat kabupaten ini dilaksanakan pada 3 Agustus 2025 untuk menyesuaikan dengan agenda daerah.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *