SMKN 1 Sikur Luncurkan Program English RISE untuk Tingkatkan Kompetensi Bahasa Inggris Siswa

Uncategorized295 Dilihat
banner 468x60

Penegak.com – Sikur  – SMK Negeri 1 Sikur meluncurkan program English RISE (English Reinforcement and Immersion for Skensasi Excellence), sebuah inisiatif pembelajaran bahasa Inggris intensif bagi siswa kelas XI dari berbagai jurusan. Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan Cambridge English Course (CEC) Pare, Kediri, dan akan berjalan selama empat bulan (Agustus–November 2025).

 

banner 336x280

Program ini dirancang untuk memperkuat kemampuan bahasa Inggris siswa, baik secara akademik maupun praktis, guna mendukung kesiapan mereka memasuki dunia kerja atau melanjutkan pendidikan. Jurusan yang terlibat meliputi Perhotelan, Usaha Layanan Wisata, Kuliner, Desain Komunikasi Visual (DKV), Teknik Gambar Bangunan (TGB), Animasi, Kecantikan, Busana, dan Kriya Kreatif Kayu & Rotan (KKKR).

Kepala SMKN 1 Sikur, Hasbi Ahmad, menjelaskan bahwa English RISE menggabungkan pendekatan penguatan (reinforcement) dan imersi (immersion). Materi mencakup listening, reading, writing, public speaking, hingga praktik komunikasi langsung dengan metode interaktif.

 

Program ini sepenuhnya didanai sekolah tanpa biaya tambahan bagi orang tua. Hasbi menegaskan komitmen sekolah dalam menciptakan kesetaraan pendidikan, terutama bagi siswa yang kurang mampu.

“Ini adalah upaya kami membangun kepercayaan diri siswa SMK agar siap bersaing di tingkat global, sesuai visi Gubernur NTB, Dr. H. Iqbal, tentang SDM yang ‘makmur mendunia’,” ujarnya.

Direktur CEC Pare, Agus Mulyono, S.Pd., M.M, menyatakan bahwa metode pembelajaran berfokus pada speaking dengan pendekatan menyenangkan untuk menghilangkan kesan bahwa bahasa Inggris sulit.

Setiap sesi berdurasi 90 menit, dengan 3 pertemuan per hari (Senin–Sabtu), 8 tutor (4 laki-laki, 4 perempuan) akan tinggal di sekolah untuk memandu siswa. Program dibagi dalam 2 gelombang: Gelombang 1 (Agustus–September): Jurusan Pariwisata dan Gelombang 2 (Oktober–November): Jurusan Ekonomi Kreatif.

 

Pada Desember 2025, siswa akan menjalani uji publik berupa pidato, debat, drama, dan kultum dalam bahasa Inggris, serta simulasi percakapan dengan turis asing. Hasilnya akan dievaluasi oleh orang tua, dinas pendidikan, dan perwakilan industri.

 

“Target kami, siswa mampu berkomunikasi dasar dengan turis. Jika berhasil, program ini akan diperluas,” tambah Agus.

 

English RISE adalah bagian dari program tingkat kelas di SMKN 1 Sikur: dianataranya Kelas 10: Program AWSome (kewirausahaan), Kelas 11: English RISE dan magang industri (Tefa Industri), serta Kelas 12: Persiapan kerja/lanjut studi.

 

Dengan ini, SMKN 1 Sikur berharap lulusannya siap bersaing di pasar global, termasuk melalui program magang ke luar negeri yang telah diikuti 30% alumni.

 

“Kami ingin anak-anak lulus dengan kepala tegak, percaya diri karena punya kompetensi,” pungkas Hasbi.

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *