Kemarau Basah, Areal Tanam Tembakau di Lotim Berkurang 

Uncategorized305 Dilihat
banner 468x60

Penegak.com – SELONG – Areal tanam tembakau di Lombok Timur, pada musim tanam tahun 2025 ini berkurang dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal ini salah satunya di sebabkan oleh kondisi cuaca yang tidak menentu atau kemarau basah.

 

banner 336x280

“Tembakau ini kan tanaman yang tidak membutuhkan air banyak, tapi keadaan cuaca kita tahun ini adalah kemarau basah. Jadi animo masyarakat itu turun untuk menanam tembakau,” terang Kepala Dinas Pertanian Lotim Lalu Fathul Kasturi, Kamis (31/7).

 

Di katakan, pada tahun 2023-2024 lalu, luas areal tanam tembakau, baik tembakau Virginia maupun tembakau rajang, mencapai 30 ribu hektare. Namun hingga awal julibluas areal tanam tembakau mencapai 26 ribu hektar.

 

Mengantisipasi kerugian akibat kondisi cuaca ini, pada awal tanam lalu pihaknya telah mengeluarkan surat edaran kepada petani untuk melakukan penundaan tanam. Yang biasanya dilakukan pada bulan mei agar mundur ke bulan Juni.

 

“Tetapi hingga akhir Juni itu hujan masih lebat terjadi. Ini yang kemudian membuat petani yang menanam tahun ini berkurang,” katanya.

 

Tidak hanya itu, ia juga telah melakukan langkah antisipasi dengan membuat bedengan dan saluran air di pinggir-pinggir sawah agar tidak terendam air hujan.

 

Dari sisi produksi, belum bisa dipastikan apakah turun atau naik. Dan bagus atau tidak mengingat saat ini belum semua petani sudah panen. Namun jika diukur secara luas areal tanam, tentu total produksi tembakau tahun ini akan menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

 

“Kalau kita bicara produksi total, karena total areal tanam kita berkurang, otomatis hasil produksi kita juga akan berkurang,” ungkapnya.

 

Sejauh ini kondisi tanaman tembakau Lotim diakui masih kondisi aman. Tidak ada yang terdampak cuaca. Hal ini dikarenakan hujan yang turun di Lotim tidak menyeluruh.

 

 

Kasturi menyinggung selama ini, produksi tembakau petani di Lotim, belum ada yang diserap oleh Aglomerasi Pabrik Hasil Tembakau (APHT),

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *