Kementan Siapkan 4 Juta Vaskin PMK Cegah Penularan

Berita455 Dilihat
banner 468x60

Penegak.com – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menjelang Idulfitri 1446 H.

 

banner 336x280

Salah satu langkah utama yang diambil adalah menyiapkan 4 juta dosis vaksin guna memastikan kesehatan ternak dan mencegah penyebaran penyakit tersebut.

 

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, menyampaikan bahwa pihaknya melakukan pengawasan ketat terhadap lalu lintas ternak yang diprediksi meningkat menjelang Idulfitri.

 

Selain itu, Kementan juga mengoptimalkan pemantauan melalui Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional Terpadu (iSIKHNAS) untuk mendeteksi kasus secara dini.

 

Agung menjelaskan bahwa ternak yang baru tiba di lokasi tujuan sering mengalami penurunan daya tahan tubuh akibat perjalanan panjang.

 

Kondisi ini meningkatkan risiko terkena penyakit, termasuk PMK.

 

Untuk mengantisipasi lonjakan kasus, Kementan telah melaksanakan Bulan Vaksinasi PMK pada Januari-Maret dan akan melanjutkan vaksinasi ulangan pada Juli-September.

 

Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 miliar pada 2025 guna memastikan pasokan vaksin tetap tersedia.

 

Menurut data terbaru, capaian vaksinasi nasional yang bersumber dari APBN telah mencapai 1.078.189 dosis atau 68,10% dari total distribusi 1.583.200 dosis.

 

Sementara itu, vaksinasi yang didanai dari APBD, hibah, CSR, feedlot, dan mandiri telah mencapai 607.462 dosis. Dengan demikian, total vaksinasi nasional mencapai 1.688.651 dosis.

 

Agung menambahkan bahwa angka ini masih terus bergerak karena petugas terus melakukan vaksinasi dan pelaporan melalui iSIKHNAS.

 

Pemerintah menargetkan capaian vaksinasi minimal mencapai 70%.

 

Selain vaksinasi, upaya pengendalian PMK juga dilakukan melalui pengawasan ketat lalu lintas hewan dan produk hewan, penerapan biosekuriti di peternakan, penyediaan pakan berkualitas, serta pemeriksaan kesehatan hewan secara rutin.

 

Pemerintah terus berkoordinasi dengan dinas peternakan provinsi, kabupaten/kota, serta balai veteriner di seluruh Indonesia guna memastikan pengendalian PMK berjalan maksimal.

 

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan kesehatan ternak tetap terjaga menjelang Idulfitri sehingga masyarakat dapat memperoleh pasokan daging yang aman dan berkualitas.

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *