Berikut Pesan Penuh Inspiratif TGB untuk Para Sarjana IAIH Pancor

Wisuda IAIH Ke 34

Uncategorized603 Dilihat
banner 468x60

Lombok Timur (Penegak.com)-

banner 336x280

Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor, Lombok Timur, sukses menggelar prosesi wisuda ke-34 pada Minggu, 29 Desember 2024. Acara berlangsung di Gor Yayasan Pendidikan Hamzanwadi Pondok Pesantren Darunahdlatain Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (YPH PPD NWDI) Pancor, dan diikuti oleh 411 mahasiswa yang resmi menyandang gelar sarjana.

Dalam sambutannya, Rektor IAIH Pancor, Dr. TGB K.H. Muhammad Zainul Majdi, M.A, menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan kepada para wisudawan dan wisudawati. Beliau mendoakan agar lulusan IAIH Pancor menjadi kader terbaik dan terus mengemban misi dakwah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) di tengah masyarakat.

“Do’a saya sebagai rektor IAIH Pancor, seperti do’a orang tua anda semua, yaitu berharap semua wisudawan dan wisudawati, para abituren IAIH NWDI Pancor, mudah-mudahan menjadi generasi terbaik. Mudah-mudahan menjadi pembangun umat, menjadi pembangun bangsa, dan terus menyebarkan syiar NWDI fil ‘alamin,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum NWDI tersebut.

Bekal Ilmu untuk Pengabdian

TGB menekankan pentingnya ilmu yang telah diperoleh para wisudawan selama menempuh pendidikan di IAIH Pancor. Ilmu tersebut, katanya, menjadi bekal abadi dalam pengabdian di tengah masyarakat.

“Ada yang dari tarbiyah, ada yang dari syariah, dan ada yang dari dakwah. Dari semua fakultas dan jurusan itu, keahlian masing-masing menjadi modal utama dalam berkontribusi,” imbuhnya.

Lebih jauh, cucu Pahlawan Nasional T.G.K.H. Zainuddin Abdul Madjid itu berpesan agar para lulusan memanfaatkan ilmu yang mereka peroleh untuk kemaslahatan umat dan kemajuan bangsa, khususnya di daerah Nusa Tenggara Barat (NTB).

Alumni Sebagai Penerang Dunia dan Akhirat

Dalam pesannya, TGB mengingatkan bahwa para alumni IAIH memiliki tanggung jawab besar sebagai pembawa ilmu. Ia mengutip salah satu hadist yang menyebutkan bahwa ilmu itu mulia, dan pembawanya diibaratkan sebagai penerang di dunia maupun akhirat.

“Alumni IAIH tidak sama dengan orang yang tidak pernah kuliah. Insyaallah alumni IAIH itu mampu menjadi penerang bagi dunia dan akhirat,” tegasnya.

Acara wisuda ini menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk melangkah ke fase baru dalam kehidupan, membawa semangat dakwah dan kontribusi nyata untuk masyarakat. Semoga mereka mampu menebar manfaat di segala bidang yang mereka geluti. (***)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *