Tiga Provinsi Siaga I Kekeringan di Indonesia

Uncategorized534 Dilihat
banner 468x60

Penegak.com-Mengutip Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian II Juli 2024 yang dirilis BMKG pada 23 Juli 2024, sebanyak 45% Zona Musim (ZOM) Indonesia kini sudah memasuki musim kemarau.

 

banner 336x280

Wilayah yang sedang mengalami musim kemarau meliputi sebagian Aceh, sebagian Sumatra Utara, sebagian Riau, sebagian Bengkulu, sebagian Jambi, sebagian Sumatra Selatan, sebagian Lampung sebagian Banten hingga Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, dan sebagian Papua Selatan.

 

Sementara, wilayah Indonesia yang diprediksi akan memasuki musim kemarau di periode Juli dasarian III hingga Agustus dasarian II tahun 2024 adalah sebagian Bangka Belitung, sebagian kecil Kalimantan Barat, sebagian kecil Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Gorontalo, sebagian Sulawesi Utara, Sebagian Maluku Utara dan Maluku, sebagian Papua Barat, serta sebagian Papua.

 

BMKG memprediksi, HTH lebih dari 16 hari pada Dasarian III bulan Juli hingga Dasarian III bulan Agustus 2024 berpeluang terjadi di sebagian Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

 

Disebutkan, HTH lebih dari 16 hari masuk kategori menengah, yakni 11-20 hari. Jika HTH terjadi 21-30 hari berturut-turut masuk kategori panjang, 31-60 hari masuk kategori sangat panjang, dan lebih dari 60 hari kategori ekstrem panjang.

 

Hasil pemutakhiran tanggal 20 Juli 2024, BMKG pun mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis yang berlaku untuk Dasarian III Juli 2024. Berikut peringatan dini yang berlaku dengan klasifikasi level waspada seperti Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali dan NTB. Level siaga terdapat di beberapa Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur dan NTT. Sementara level awas terdapat di beberapa Provinsi Jawa Timur, NTB dan NTT

 

Hasil monitoring BMKG menunjukkan, wilayah Jawa Timur, NTB, dan NTT mengalami hari tanpa hujan (HTH) kategori Ekstrem Panjang (>60 hari).

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *