Pemkab Lotim Sasar 201.630 Anak Untuk Dapatkan Vaksin Polio
Penegak.com-Pada pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim) menargetkan sebanyak 201.630 anak usia 0-7 tahun untuk mendapatkan dua tetes vaksin Polio.
Penjabat (PJ) Bupati Lotim H M Juaini Taofik menyampaikan berdasarkan data yang turun dari pemerintah pusat, jumlah sasaran di Lotim sebelumnya sebanyak 219.458 orang. Namun setelah di verivikasi menjadi 201.630 orang. Semua sasaran dipastikan akan mendapatkan vaksin Polio.
“Semua sasaran harus mendapatkan vaksin. Ini untuk melindungi anak-anak kita dari bahaya polio,” terang terang Juaini saat pembukaan PIN Polio di Puskesmas Sakra, Selasa (23/7).
Mastikan semua sasaran tervaksin, Pemkab Lotim telah menyiapkan sebanyak 4.224 posko PIN Polio, yang tersebar di Posyandu dan sekolah PAUD, TK dan Sekolah Dasar (SD).
Besarnya jumlah sasaran ini membutuhkan kerja bersama dari semua pihak, mulai Kawil, Kader, desa, kecamatan dan semua OPD di Lotim.
“Usia produktif harus menjadi perhatian untuk mendukung generasi emas di tahun mendatang,” imbuhnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Lotim H Pathurrahman menyampaikan Pos Polio di Puskesmas Sakra memiliki sasaran sebanyak 9.060 anak. Pada hari pertama ini jumlah anak yang telah divaksin di pos tersebut sebanyak 120 anak.
“Pada putaran pertama ini kita punya waktu selam tujuh hari lagi. Insyaallah target kita secepat selsai untuk tahap pertama ini,” katanya.
Jika sasaran tidak mau datang ke PoS PIN, pihaknya akan mendatangi sasaran langsung ke rumah-rumah mereka. Dengan melibatkan Kepala wilayah, kader dan tokoh-tokoh masyarakat.
Dirinya berada masyarakat tidak perlu ragu dengan vaksin Polio. Sebab, semua jenis vaksin dipastikan aman. Karena telah melalui proses panjang dan uji di kementerian kesehatan maupun di MUI, BPOM dan lainnya.
“Vaksin Polio ini sangat penting, karena polio ini tidak ada obatnya. Memang secara kasus polio di Lotim belum ditemukan. Namun ini perlu kita antisipasi,” tutup H Pathurrahman.













