{"id":1244,"date":"2025-09-27T02:59:30","date_gmt":"2025-09-27T02:59:30","guid":{"rendered":"https:\/\/penegak.com\/?p=1244"},"modified":"2025-09-27T02:59:30","modified_gmt":"2025-09-27T02:59:30","slug":"sampah-masih-jadi-masalah-besar-di-lombok-timur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/penegak.com\/index.php\/2025\/09\/27\/sampah-masih-jadi-masalah-besar-di-lombok-timur\/","title":{"rendered":"Sampah Masih Jadi Masalah Besar di Lombok Timur\u00a0"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_1245\" aria-describedby=\"caption-attachment-1245\" style=\"width: 1269px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1245 size-full\" src=\"https:\/\/penegak.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250927-WA0025.jpg\" alt=\"\" width=\"1269\" height=\"741\" srcset=\"https:\/\/penegak.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250927-WA0025.jpg 1269w, https:\/\/penegak.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250927-WA0025-768x448.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1269px) 100vw, 1269px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1245\" class=\"wp-caption-text\">Sampah menyumbat saluran irigasi di Apitaik<\/figcaption><\/figure>\n<p>Lombok Timur (Penegak.com)-<\/p>\n<p>Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim) secara terbuka mengakui belum mampu menangani seluruh permasalahan sampah di wilayahnya. Keterbatasan armada pengangkut, personil, dan infrastruktur pengolahan sampah disebut sebagai kendala utama. Kondisi ini berkontribusi signifikan terhadap terjadinya bencana banjir yang kerap melanda daerah tersebut.<\/p>\n<p>Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lotim, H. Supardi, menjelaskan bahwa meskipun bukan satu-satunya penyebab, sampah menjadi faktor kunci yang memperparah banjir. Sampah yang menyumbat saluran air seringkali tidak berasal dari lokasi kejadian, tetapi terbawa arus dari daerah hulu.<\/p>\n<p>\u201cBanyak upaya sudah dilakukan. Hanya saja belum mampu pemerintah menangani masalah sampah di semua daerah di Lotim. Penyebabnya adalah keterbatasan armada dan personil. Tidak ada juga tempat pengolah sampah,\u201d jelas Supardi belum lama ini.<\/p>\n<p>Ia memberikan contoh lokasi di depan Hospital Apitaik yang kerap mengalami banjir. Meski telah dilakukan normalisasi, sampah yang terbawa arus saat hujan deras kembali menyebabkan penyumbatan dan banjir berulang.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Infrastruktur Pengolahan Sampah di Desa Sangat Minim<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Data DLH Lotim mengungkapkan betapa parahnya minimnya infrastruktur pengelolaan sampah di tingkat desa. Dari total 254 desa dan kelurahan, hanya 35 desa yang memiliki bank sampah. Sementara, Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) hanya terdapat di 14 desa, dan tidak semuanya aktif beroperasi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Di tingkat kabupaten, Pemkab Lotim hanya mengandalkan satu unit Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Ijobalit dan dua unit Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), dengan satu unit tambahan baru di Sembalun.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Armada Pengangkut Tidak Memadai<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Persoalan lain adalah keterbatasan armada pengangkut sampah. Hanya 45 desa yang memiliki armada dan dapat langsung membuang sampah ke TPA Ijobalit. Jumlah ini dinilai sangat tidak mencukupi untuk melayani wilayah Lotim yang luas.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Armada milik pemkab sendiri sangat terbatas. Saat ini, layanan pengangkutan sampah hanya mampu menjangkau 35 desa. Kerjasama dengan program Dapur MBG (Masak Bersama Grup) yang membutuhkan penanganan sampah dapur semakin menambah beban kerja yang sudah tinggi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cMemang ada tambahan lima unit armada, tapi armadanya yang rusak ada empat unit sehingga belum maksimal,\u201d tambah Supardi.<\/p>\n<p>Sinergi dan Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci<\/p>\n<p>Menghadapi berbagai keterbatasan ini, Supardi menegaskan bahwa penanganan sampah tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah daerah. Diperlukan kesadaran penuh masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di saluran air atau sungai.<\/p>\n<p>Selain itu, penanganan saluran air juga membutuhkan sinergi antar dinas terkait. Supardi berharap ada kolaborasi dan penanganan serius dari berbagai pihak untuk bersama-sama mencegah terulangnya bencana banjir di masa depan.<\/p>\n<p>Sebagai solusi jangka panjang, Pemkab Lotim terus mendorong setiap desa untuk mengelola sampah secara mandiri dengan menyediakan tempat pembuangan atau pengolahan sampah sendiri, mengingat keterbatasan yang dimiliki pemerintah kabupaten. (r)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lombok Timur (Penegak.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim) secara terbuka mengakui belum mampu menangani seluruh permasalahan sampah di wilayahnya. Keterbatasan armada pengangkut, personil, dan infrastruktur pengolahan sampah disebut sebagai <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/penegak.com\/index.php\/2025\/09\/27\/sampah-masih-jadi-masalah-besar-di-lombok-timur\/\" title=\"Sampah Masih Jadi Masalah Besar di Lombok Timur\u00a0\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[2],"tags":[187,36,53,192],"newstopic":[],"class_list":["post-1244","post","type-post","status-publish","format-standard","category-berita","tag-banjir","tag-lombok-timur","tag-lotim","tag-sampah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Sampah Masih Jadi Masalah Besar di Lombok Timur\u00a0 - penegak.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/penegak.com\/index.php\/2025\/09\/27\/sampah-masih-jadi-masalah-besar-di-lombok-timur\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sampah Masih Jadi Masalah Besar di Lombok Timur\u00a0 - penegak.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Lombok Timur (Penegak.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim) secara terbuka mengakui belum mampu menangani seluruh permasalahan sampah di wilayahnya. Keterbatasan armada pengangkut, personil, dan infrastruktur pengolahan sampah disebut sebagai\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/penegak.com\/index.php\/2025\/09\/27\/sampah-masih-jadi-masalah-besar-di-lombok-timur\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"penegak.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-27T02:59:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/penegak.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250927-WA0025.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Zayien Saleem\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Zayien Saleem\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/penegak.com\/index.php\/2025\/09\/27\/sampah-masih-jadi-masalah-besar-di-lombok-timur\/\",\"url\":\"https:\/\/penegak.com\/index.php\/2025\/09\/27\/sampah-masih-jadi-masalah-besar-di-lombok-timur\/\",\"name\":\"Sampah Masih Jadi Masalah Besar di Lombok Timur\u00a0 - penegak.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/penegak.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/penegak.com\/index.php\/2025\/09\/27\/sampah-masih-jadi-masalah-besar-di-lombok-timur\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/penegak.com\/index.php\/2025\/09\/27\/sampah-masih-jadi-masalah-besar-di-lombok-timur\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/penegak.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250927-WA0025.jpg\",\"datePublished\":\"2025-09-27T02:59:30+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-27T02:59:30+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/penegak.com\/#\/schema\/person\/099818d2cc41846b763f5d3ff5a08513\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/penegak.com\/index.php\/2025\/09\/27\/sampah-masih-jadi-masalah-besar-di-lombok-timur\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/penegak.com\/index.php\/2025\/09\/27\/sampah-masih-jadi-masalah-besar-di-lombok-timur\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/penegak.com\/index.php\/2025\/09\/27\/sampah-masih-jadi-masalah-besar-di-lombok-timur\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/penegak.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250927-WA0025.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/penegak.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250927-WA0025.jpg\",\"width\":1269,\"height\":741},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/penegak.com\/index.php\/2025\/09\/27\/sampah-masih-jadi-masalah-besar-di-lombok-timur\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/penegak.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sampah Masih Jadi Masalah Besar di Lombok Timur\u00a0\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/penegak.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/penegak.com\/\",\"name\":\"penegak.com\",\"description\":\"Berani Lurus\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/penegak.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/penegak.com\/#\/schema\/person\/099818d2cc41846b763f5d3ff5a08513\",\"name\":\"Zayien Saleem\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/penegak.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3812a7dba819ea98ecc4064b1486ff836b16b03f1d597d902b41edc98eee6f4c?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3812a7dba819ea98ecc4064b1486ff836b16b03f1d597d902b41edc98eee6f4c?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Zayien Saleem\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/penegak.com\"],\"url\":\"https:\/\/penegak.com\/index.php\/author\/rusli\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sampah Masih Jadi Masalah Besar di Lombok Timur\u00a0 - penegak.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/penegak.com\/index.php\/2025\/09\/27\/sampah-masih-jadi-masalah-besar-di-lombok-timur\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Sampah Masih Jadi Masalah Besar di Lombok Timur\u00a0 - penegak.com","og_description":"Lombok Timur (Penegak.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim) secara terbuka mengakui belum mampu menangani seluruh permasalahan sampah di wilayahnya. Keterbatasan armada pengangkut, personil, dan infrastruktur pengolahan sampah disebut sebagai","og_url":"https:\/\/penegak.com\/index.php\/2025\/09\/27\/sampah-masih-jadi-masalah-besar-di-lombok-timur\/","og_site_name":"penegak.com","article_published_time":"2025-09-27T02:59:30+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/penegak.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250927-WA0025.jpg"}],"author":"Zayien Saleem","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Zayien Saleem","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/penegak.com\/index.php\/2025\/09\/27\/sampah-masih-jadi-masalah-besar-di-lombok-timur\/","url":"https:\/\/penegak.com\/index.php\/2025\/09\/27\/sampah-masih-jadi-masalah-besar-di-lombok-timur\/","name":"Sampah Masih Jadi Masalah Besar di Lombok Timur\u00a0 - penegak.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/penegak.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/penegak.com\/index.php\/2025\/09\/27\/sampah-masih-jadi-masalah-besar-di-lombok-timur\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/penegak.com\/index.php\/2025\/09\/27\/sampah-masih-jadi-masalah-besar-di-lombok-timur\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/penegak.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250927-WA0025.jpg","datePublished":"2025-09-27T02:59:30+00:00","dateModified":"2025-09-27T02:59:30+00:00","author":{"@id":"https:\/\/penegak.com\/#\/schema\/person\/099818d2cc41846b763f5d3ff5a08513"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/penegak.com\/index.php\/2025\/09\/27\/sampah-masih-jadi-masalah-besar-di-lombok-timur\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/penegak.com\/index.php\/2025\/09\/27\/sampah-masih-jadi-masalah-besar-di-lombok-timur\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/penegak.com\/index.php\/2025\/09\/27\/sampah-masih-jadi-masalah-besar-di-lombok-timur\/#primaryimage","url":"https:\/\/penegak.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250927-WA0025.jpg","contentUrl":"https:\/\/penegak.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250927-WA0025.jpg","width":1269,"height":741},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/penegak.com\/index.php\/2025\/09\/27\/sampah-masih-jadi-masalah-besar-di-lombok-timur\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/penegak.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sampah Masih Jadi Masalah Besar di Lombok Timur\u00a0"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/penegak.com\/#website","url":"https:\/\/penegak.com\/","name":"penegak.com","description":"Berani Lurus","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/penegak.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/penegak.com\/#\/schema\/person\/099818d2cc41846b763f5d3ff5a08513","name":"Zayien Saleem","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/penegak.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3812a7dba819ea98ecc4064b1486ff836b16b03f1d597d902b41edc98eee6f4c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3812a7dba819ea98ecc4064b1486ff836b16b03f1d597d902b41edc98eee6f4c?s=96&d=mm&r=g","caption":"Zayien Saleem"},"sameAs":["http:\/\/penegak.com"],"url":"https:\/\/penegak.com\/index.php\/author\/rusli\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/penegak.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1244","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/penegak.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/penegak.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/penegak.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/penegak.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1244"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/penegak.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1244\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1246,"href":"https:\/\/penegak.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1244\/revisions\/1246"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/penegak.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1244"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/penegak.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1244"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/penegak.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1244"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/penegak.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=1244"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}